Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Lansia Hilang di Tomohon Bertahan Hidup di Area Perkebunan

Seorang lansia bernama Aneta Awuy yang sebelumnya dilaporkan hilang di area perkebunan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR gabungan di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
SULUT AMANAH INDONESIA, MINAHASA -- Lima hari pencarian penuh ketegangan akhirnya berakhir dengan kabar melegakan. Seorang lansia bernama Aneta Awuy yang sebelumnya dilaporkan hilang di area perkebunan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR gabungan di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Penemuan tersebut langsung disambut haru keluarga dan warga sekitar, setelah korban sempat dinyatakan hilang sejak keluar rumah beberapa hari sebelumnya tanpa kabar.

Lansia Ditemukan di Perkebunan Rambunan

Menurut keterangan Basarnas Sulawesi Utara, korban ditemukan pada hari kelima operasi pencarian di area perkebunan Rambunan, sekitar tiga kilometer dari rumahnya di Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan.

Korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WITA dalam kondisi selamat sebelum akhirnya dievakuasi menuju RS Siloam Sonder untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Penemuan itu menjadi titik terang setelah pencarian intensif yang melibatkan berbagai unsur SAR dan masyarakat setempat sejak akhir April lalu.

Pencarian Dilakukan Sejak Korban Tak Pulang

Sebelumnya, Aneta Awuy dilaporkan keluar rumah pada Rabu pagi dan disebut mengarah ke area perkebunan Zanuriri.

Namun hingga keesokan harinya, korban tak kunjung kembali. Keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian mandiri, tetapi belum membuahkan hasil.

Situasi tersebut akhirnya dilaporkan pihak kelurahan kepada Kantor SAR Manado untuk meminta bantuan pencarian resmi.

Tak lama setelah menerima laporan, tim rescue langsung diterjunkan menuju lokasi dengan membawa berbagai perlengkapan pencarian.

Drone Thermal hingga Tim Gabungan Dikerahkan

Operasi SAR melibatkan banyak unsur, mulai dari Basarnas Sulut, PMI Tomohon, RAPI Minahasa, pemerintah setempat, komunitas relawan, hingga masyarakat sekitar.

Selain personel lapangan, pencarian juga didukung penggunaan drone UAV thermal, perangkat komunikasi, kendaraan rescue, dan perlengkapan medis.

Teknologi drone thermal menjadi salah satu alat penting dalam proses penyisiran karena area perkebunan dan perbukitan cukup luas serta memiliki vegetasi rapat.

Basarnas Apresiasi Kerja Sama Tim

Kepala Basarnas Sulawesi Utara, George Mercy Randang, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.

Menurutnya, koordinasi dan kerja sama berbagai pihak menjadi faktor penting sehingga korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan hidup.

Kasus hilangnya lansia di area perkebunan memang kerap menjadi tantangan tersendiri dalam operasi pencarian, terutama karena faktor usia, kondisi medan, dan keterbatasan komunikasi.

Namun keberhasilan evakuasi Aneta Awuy kali ini memberi harapan sekaligus pengingat bahwa kecepatan respons dan kolaborasi lapangan bisa sangat menentukan keselamatan korban.

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  •  Lansia Hilang di Tomohon Bertahan Hidup di Area Perkebunan
  •  Lansia Hilang di Tomohon Bertahan Hidup di Area Perkebunan
  •  Lansia Hilang di Tomohon Bertahan Hidup di Area Perkebunan
  •  Lansia Hilang di Tomohon Bertahan Hidup di Area Perkebunan
  •  Lansia Hilang di Tomohon Bertahan Hidup di Area Perkebunan
  •  Lansia Hilang di Tomohon Bertahan Hidup di Area Perkebunan
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad